Restoran berkapasitas 100an orang itu mulai beroperasional sejak tiga minggu lalu. Disparbud Tala akhirnya berhasil meyakinkan pihak swasta (pengusaha restoran/rumah makan) untuk mengisi fasilitas megah itu.
Pengusaha yang mengisinya adalah pemilik rumah makan baru di Kota Pelaihari yang cukup ternama. Masakan yang disediakan adalah aneka masakan fresto atau tulang lunak dan beragam minuman jus buah.
Sekedar diketahui, sejak selesai dibangun sekira dua tahun lalu, bangunan restoran yang dibangun Pemkab Tala dengan dana ratusan juta tersebut mangkrak. Tak satu pun pengusaha restoran/rumah makanan yang tertarik atau berani berbisnis di Pantai Takisung. Akhirnya bangunan itu disewakan kepada pihak ketiga jika ada yang ingin mengadakan kegiatan di Pantai Takisung.
Berbagai cara sebenarnya telah dilakukan, namun tetap saja tak ada peminat. Salah satu penyebabnya adalah kunjungan wisatawan di Pantai Takisung sifatnya masih musiman atau ramai hanya pada musim liburan panjang (Idhul Fitri, Idhul Adha, tahun baru) saja. Pada hari libur mingguan (Sabtu-Minggu) sebenarnya juga selalu ada pelancong yang datang, namun jumlahnya tak seberapa











0 comments:
Post a Comment